Mujahadah 40 Harian Wahidiyah - Dalam Mujahadah Kubro yang tinggal beberapa bulan lagi yakni Mujahadah Kubro Muharram 1444 H / 11 - 15 Agustus 2022 akan dilaksanakan dengan diawali Mujahadah 40 harian penyongsong acara tersebut.

Mujahadah 40 Harian Mujahadah Kubro 1444 H


Mujahadah Pengamalan 40 (empat puluh) hari berturut-turut atau diringkas menjadi 7 (tujuh) hari berturut-turut selalu dilaksanakan diantaranya setiap sebelum Pelaksanaan Mujahadah Kurbo Wahidiyah termasuk Mujahadah Kubro Wahidiyah Muharram 1444 H/ 2022. 

Mujahadah 40 Harian Kubro Muharram 1444 H Beserta Manfaatnya

Dalam pengamalan Mujahadah 40 harian setiap hari paling sedikit menurut bilangan yang tertulis dibelakangnya dalam sekali duduk (satu kali kesempatan) yaitu dengan Aurod Atau Bacaan Mujahadah 40 harian :

Aurod Mujahadah 40 Harian


Adapun Bilangan atau Aurod Mujahadah 40 harian dalam Pengamalan Sholawat Wahidiyah yang sudah tertulis dalam lembaran sholawat wahidiyah yaitu sebagai berikut:

Aurod Atau Bilangan Mujahadah 40 Harian dalam Bahasa Arab 

Aurod Mujahadah 40 Harian Wahidiyah

Bilangan Atau Aurod Mujahadah 40 Harian dalam Bahasa Latin
  
Aurod Mujahadah 40 Harian dalam Bahasa Arab

Pelaksanaan Mujahadah 40 Harian Wahidiyah


Mujahadah 40 harian wahidiyah ini dilaksanakan oleh siapa saja yang mau mengamalkan termasuk para pengamal pemula, dan dapat dilaksanakan ulang oleh para Pengamal Wahidiyah termasuk setiap sebelum dilaksanakan Mujahadah Kubro Wahidiyah baik pada bulan Muharram maupun Rajab. 

Boleh dilaksanakan sendiri-sendiri (munfaridan) tetapi lebih dianjurkan berjama’ah se-keluarga, se-kampung atau se-lingkungan. Dilaksanakan dengan adab dan tata cara pengamalan seperti dalam “Lembaran SHOLAWAT WAHIDIYAH”.


Waktu Mujahadah 40 Harian Mujahadah Kubro Wahidiyah 1444 H


Khusus Waktu pelaksanaan Mujahadah 40 harian serempak dimulai pada : 

hari Sabtu, tanggal 18 Juni 2022 sampai 27 Juli 2022 atau 
diringkas menjadi 7 hari diantara waktu tersebut.

Adapun waktu pelaksanaan Mujahadah 40 harian Sholawat Wahidiyah boleh siang, malam, pagi atau sore hari. Lebih utama jika waktunya dirutinkan/ditetapkan. 

Misalnya setiap ba’da sholat Maghrib, kecuali ada udzur yang lebih penting, bisa dilakukan di waktu lainnya. Usahakan dalam waktu sehari semalam (24 jam) melaksanakan satu kali khataman sesuai dengan bilangan yang tertulis dalam lembaran Sholawat Wahidiyah.

Mujahadah 40 Harian Kubro Muharram 1444 H Beserta Manfaatnya

Mujahadah 40 Harian Bisa Diringkas 7 Hari


Dalam Pengamalan Sholawat Wahidiyah salah satunya Mujahadah 40 Harian ini, jika pengamalan 40 hari diringkas menjadi 7 hari bilangannya dikalikan 10 kali lipat (yang 7 menjadi 70 kali, 100 menjadi 1000 kali dan seterusnya) kecuali bacaan do’a akhir (“ALLOOHUMMA BIHAQQISMIKAL A’DHOM…..” dst), bilangannya tetap seperti dalam Lembaran Sholawat Wahidiyah. 

Bagi yang belum hafal atau belum bisa membaca Sholawat Wahidiyah seluruhnya, boleh mem-baca bagian-bagian mana yang sudah bisa dibaca lebih dahulu. Misalnya; 

membaca Fatihah saja, atau membaca “YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH” diulang berkali-kali selama kira-kira sama waktunya jika mengamalkan Sholawat Wahidiyah secara lengkap, yaitu lebih kurang 30/35 menit. 

Kalau itupun belum mungkin, boleh berdiam saja selama waktu yang sama, dengan memusatkan hati dan perhatian (berkonsentrasi) kepada Alloh  , dan memuliakan serta menyata-kan rasa cinta semurni-murninya dengan rasa istihdlor di hadapan Junjungan kita Rosululloh

Pelaksanaan Mujahadah 40 Harian oleh Seorang Wanita Udzur


Bagi seorang wanita yang sedang udzur di dalam Mujahadah 40 Harian Wahidiyah, cukup membaca sholawatnya saja tanpa membaca Fatihah. Adapun Fafirruu ….. dan Waqul Jaa … “ boleh dibaca, sebab di sini dimaksudkan sebagai do’a.

Manfaat Mujahadah 40 Harian Sholawat Wahidiyah


Faedah atau Manfaat dalam pengamalan Mujahadah 40 Harian sebagaimana membaca Sholawat pada umumnya. 

Dalam Sebuah hadist bahwa Rosuulillah Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: 

مَامِنْ عَبْد ٍيُـخْـلِـصُ ِللهِ الْعَمَلَ أَرْبَعِيْنَ يَوْ مًا إِلاَّظَهَرَتْ يَنَابِيْعُ الْحِكْـمَةِ مِنْ قَلـْبِهِ عَلَى لِسَانِهِ. 
(رواه ابن عدى وابن الجوزى عن ابى موسى الأشعرى)

“Tidaklah seseorang hamba yang beramal dengan ikhlas LILLAH selama 40 hari, melainkan keluarlah berbagai sumber hikmah (mutiara hikmah) pada lisannya yang keluar dari dalam lubuk hatinya”. (H.R. Ibnu ‘Adi dan Ibnul Jauzi dari Abi Musa Al Asy’ari).

Dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin juga mengulas hadist tersebut kurang lebih di halaman 456. Dan ulama’ atau kita lain. Itulah salah satu dari manfaat Mujahadah 40 harian dalam pengamalan Sholawat Wahidiyah dan masih banyak lainnya, semoga bermanfaat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama